Air
wiper adalah salah satu fitur mobil yang sangat penting funsinya untuk menjaga
visibilitas pengemudi saat berkendara. Proses
pemprotan air wiper pada kendaraan,memang tidak terlalu mendapat perhatian
pengemudi, namun dibeberapa kondisi, hal ini penting untuk diperhatikan.
Berikut ini adalah ulasan beberapa kondisi penting yang perlu diperhatikan pada
air wiper Anda. Proses
penyemprotan air wiper mungkin tak terlalu terlihat saat kondisi hujan deras
mengguyur kaca mobil anda, Namun ketika
cuaca gerimis akan lebih terlihat.
Apalagi
jika jalan yang dilalui adalah jalan tanah berlumpur yang dapat menempel pada
kaca depan mobil. Terkadang kaca depan mobil makin kotor bahkan setelah
nyalakan wiper, sehingga pandangan terhalang karena sudah tak ada ruang yang
tersisa untuk melihat jalan di depan. Dikutip
dari metronews.com, Hal itu rupanya terjadi biasanya pada saat kecepatan mobil
di atas 50 atau 60 km per jam, maka potensi untuk mengalami insiden jadi sangat
besar.
Minimal
kalau titik jatuhnya air wiper tepat berada di arah pandangan mata
sejajar ke jalan di depan pengendara, maka masih dapat tertolong. anda dapat melakukan penyetelan titik jatuhnya air wiper, yaitu dengan cara mengambil
jarum peniti dan lakukan penyesuaian dengan menggeser-geser posisi penyemprot
airnya.
Kemudian bisa dilakukan simulasi ringan agar benar-benar aman saat berkendara dan berada dalam kondisi yang telah disebutkan tadi. Semoga tips tadi bermanfaat dan dapat menghindari Anda dari hal-hal yang tak diinginkan saat berkendara.
Kemudian bisa dilakukan simulasi ringan agar benar-benar aman saat berkendara dan berada dalam kondisi yang telah disebutkan tadi. Semoga tips tadi bermanfaat dan dapat menghindari Anda dari hal-hal yang tak diinginkan saat berkendara.
0 komentar:
Posting Komentar